Senin, 03 Juni 2013

Cara cepat membesarkan memori internal

Sebelumnya akan ditegaskan jika metode ini tidak ada jaminan keselamatan pada smartphone anda. Jika ada kerusakan yang  terjadi dikarenakan mengikuti metode ini semuanya bukan tanggung jawab yang nulis yach ? hehehe ... Jadi pikir-pikir dengan matang sematang-matangnya. :D

Di akhir tulisan ini mungkin anda akan berfikir, wah isi artikel ini sih sudah pernah saya baca di artikel lainnya. Ya engga apa-apa atuh, namanya juga latihan memperlancar menulis ih... meni sebel!! Mungkin beberapa rekan lainya masih kurang faham, anggap saja tulisan ini dapat semakin memperjelas saja.

Banyak jalan menuju ROMA.
Banyak cara untuk memperbesar memori internal smartphone anda yang mungkin anda menganggap terlalu kecil ukurannya untuk memenuhi napsu menginstall aplikasi. Dimana aplikasi-aplikasi android semakin hari semakin banyak jumlahnya. Cara yang saya gunakan menurut saya ini adalah cara yang paling sederhana dan cukup cepat. Tidak melalui jalan berliku, menanjak dan menurun... hehehe

Beberapa metode lainnya untuk membesarkan memori internal smartphone android anda, misalnya dengan aplikasi link2sd (dan link2sd variant lainnya) dan menggunakan script a2sd. Yang akan saya gunakan kali ini adalah a2sdx buatan Amarullz. Kelebihannya kenapa saya menggunakan script a2sdx adalah saya menerapkannya dengan cara yang sederhana dibanding yang lain. Sumpah, cepet !! Disamping itu juga tergantung daya tangkap dan pemahaman otak anda tentunya hehehehe.. !! Kelebihan lainnya dapat dibaca di website resminya di www.amarullz.com

Jenis Handphone yang sudah pernah dicoba untuk memperbesar memori internal

1.       Samsung Galaxy Young
2.       Samsung Galaxy Mini
3.       Smartfren AndroMax 2

Jadi jika ada pertanyaan apakah bisa diaplikasi pada smartphone xxx ?? jawabanya ya coba saja sendiri atuh! Selain anda akan mendapatkan sebuah kesimpulan jika anda mencoba untuk menggunakan cara ini pada smartphone type lainnya, anda akan mendapatkan sesuatu yang sangat berharga yaitu : pengalaman ! 

Akan sangat keterlaluan jika ada pertanyaan seperti ini “ Bisa engga digunakan metode ini pada handphone ESIA UNYU ?” ok, dengan cukup terharu akan saya jawab sekarang pertanyaan-pertanyaan seperti ini... Jawabannya “ MASBULOH!!!” ok ? ehem-ehem *benerin dasi...*
Lanjut...

Pengertian/keuntungan “memperbesar memori internal”
Mengsimulasikan salah satu partisi yang ada pada sdcard menjadi memori internal, memori internal secara default pabrikan mempunyai kapasitas yang cukup kecil. Dengan cara mengsimulasikan seperti ini, akan memungkinkan bagi kita untuk dapat menginstall banyak aplikasi yang sebelumnya sangat terbatas. Kita dapat menentukan sendiri besar kapasitas dari partisi yang akan kita rubah menjadi memori internal. Jadi bukan hanya Mak Erot yang dapat memperbesarkan sesuatu ? anda pun dapat memperbesar sesuatu, yang kali ini dimaksud adalah memori internal smartphone Android anda.

Syarat yang harus diketahui adalah, menggunakan microsd yang cukup besar minimal 4Gb dan maksimal 16Gb. Jika menggunakan kapasitas 32Gb kemungkinannya saya tidak tahu. Karena saya tidak akan membuang-buang uang saya untuk membeli sdcard dengan kapasitas 32Gb hanya untuk smartphone. Karena saya tidak akan mengisi sdcard saya hanya dengan koleksi file-file 3gp saja heuheuhuehue....

 Partisi yang akan dibuat sekitar 500mb (1/2Gb) Saat ini banyak jenis microsd yang dijual dengan harga yang cukup murah. Pastikan microsd yang anda beli cukup handal dengan mempunya jenis minimal class 6. Direkomendasikan untuk menggunakan class 10. Class 10 mempunyai perbedaan nilai kecepatan baca/tulis yang cukup besar. Karena partisi yang disimulasikan menjadi memori internal, kegiatan baca menulis system akan sangat mudah dan tidak lambat. Apalagi jika aplikasi yang terinstall cukup banyak. Sekali lagi, tergantung pada tingkat pemahaman anda... jika anda sudah 10 kali mencoba dan 11 kali diantaranya gagal melulu... ini artinya sudah saatnya anda meminta bantuan teman terdekat. wkakwkakwkawka

Apapun yang berlebihan hasilnya tidak begitu baik.
Menurut saya menggunakan partisi lebih dari 1Gb untuk disimulasikan menjadi memori internal tidak dianjurkan. Teorinya untuk hardware yang sudah dibuat oleh para ahli smartphone dari perusahaan smartphone tersebut tentunya sudah menjalani proses penelitian. Mengapa pada smartphone yang kita gunakan, misalnya Samsung Galaxy Young ini hanya dibekali dengan memori internal kurang dari 200mb ? tentunya pertimbangan spesifikasi smartphone itu sendiri dan perbandingan harga yang menjadi faktor penentunya. Misalkan anda nekat ingin menggunakan 5Gb untuk memori internalnya, bisa ? ya bisa saja.... jalan ? belum tentu... hahahaha... *mikir atuh* logikanya misalkan motor bebek anda dipasang mesin Harley Sport... bisa dipasang?? Ya bisa...!! jalan ?? belum tentu lah.... paling langsung terbang... :) ingat, spesifikasi maksimal dan minimalnya diperhatikan atuh...

Jika pabrikasi sudah menentukan 200mb untuk memori internalnya, sudah tentu penggunakan aplikasi dengan total ukuran memori internal dimana aplikasi tersebut terinstall akan sudah optimal. Tentunya belum pada batas maksimum. Maka saya rekomendasikan untuk membuat partisi hanya 500mb sampai 600mb saja. Jumlah ini sudah dua kali lipat dari standar pabrikasinya. Dan ini standar optimal yang sudah sering saya gunakan. Beberapa teman mungkin menggunakan 1gb untuk partisi sebagai memori internalnya, tidak masalah. Nantinya akan terasa ada perbedaan dengan menggunakan partisi yang hanya 500mb saja. Percaya dech! Kalau engga percaya tanya Mak Enok! hihihihihi

Ada kelebihan tentunya akan ada kekurangannya juga.
Kekurangan atau dampak jelek yang kemungkinan terjadi apabila pembesaran memori internal ini dicoba.

1.       Akan ada waktunya terjadi smartphone mengalami panas jika dipakai atau dicharge

2.       Terjadi lag atau bahkan hang kemudian restart sendiri, ini karena penggunakan microsd class rendah.

3.       Kebiasaan aplikasi terinstall banyak, karena memori internalnya luas tergoda untuk terus menginstall.

4.       Sdcard akan rusak, mati total. Hal ini jarang terjadi tetapi kemungkinannya tetap ada.

Banyak script atau aplikasi yang dapat memperbesar memori internal yang diambil dari partisi sdcard. Beberapa dasar konsepnya sama dengan yang lain. Disini akan sedikit saya jelaskan teorinya saja.

Aplikasi script yang digunakan yaitu a2sdx-nya Kang Amarullz. Perhatikan, saya sudah mencoba menggunakan metode ini pada daftar type smartphone yang sudah saya tuliskan pada awal artikel ini. Jadi untuk type smartphone lainnya belum pernah saya coba praktekan, seringnya saya menggunakan metode ini pada Samsung Galaxy Young.

Teorinya cukup mudah saja, setelah sdcard dipartisi dengan keterangan seperti dibawah ini - Misal kita menggunakan sdcard ukuran 4Gb, saya bagi menjadi :

-          Partisi ext2 dengan kapasitas 500mb
-          Partisi Fat32 dengan kapasitas 3,5Gb (sisanya)

Saat ini saya tidak menggunakan partisi swap, karena kebanyakan kernel tidak begitu support untuk menggunakan swap partisi. Maka yang akan saya gunakan adalah swap file, yang nantinya akan disimpan pada partisi Fat32. Uraian ini akan kita bahas lain kali.

Ya, hanya dua partisi saja kok, cukup. Partisi ext2 saya hanya menggunakan 500mb saja. Dengan asumsi saya pun tidak akan banyak menggunakan aplikasi yang terinstall. Berbeda jika anda seorang gamer. Mungkin akan membutuhkan 1Gb untuk partisi ext.

Partisi untuk memori internal saya menggunakan jenis partisi ext2 saja, jika ingin menggunakan partisi ext atau ex4 anda harus memeriksa kemampuan kernel yang anda pakai. Apakah sudah support atau belum untuk menggunakan partisi dengan format ext3/ext4.

Setelah sdcard sudah siap, masukan pada smartphone, mulailah nyalakan ! jangan pakai kunci kontak atau korek api, cukup tombol ON nya saja...

hehehehehe.. Untuk Samsung Galaxy young dan Galaxy Mini akan lebih mudah jika masih menggunakan stockrom. Jika menggunakan Custom Rom, ada kemungkinan metoda ini tidak akan berhasil dengan lancar. Juga untuk merk type smartphone lainnya, dianjurkan jika mencoba metoda ini ketika masih menggunakan stockrom. Karena Smartphone Andro Max2 yang saya pernah coba praktekan masih menggunakan stockrom.

Siapkan file a2sdx-nya simpan pada sdcard. Install aplikasi file manager seperti file expert, rootexplorer atau apasaja yang mempunyai feature jelajah file pada system. Ingat Smartphone yang sudah ROOT yang dapat menggunakan metoda ini.

Cepat dan sederhana
Ketika smartphonenya sudah nyala, menggunakan file manager cukup disimpan pada direktori /etc/init.d/ saja, kemudian set permissionnya 775 atau 777 dan restart smartphonenya. Jika metode ini berhasil maka memori internal smartphone anda akan berubah sebesar partisi ext2 yang sudah anda siapkan. Beres!

Seperti biasa, yang komennya “pertamax” dan sejenisnya... ciri orang yang cekak ide komen, tidak lucu, kurang sosialisasi dan kemungkinan bergizi buruk. Kemudian bagi yang mengajukan pertanyaan yang susah dan apalagi bernada protes, akan dikenakan denda 5000 perak berupa pulsa.. silahkan hubungi saya dibelakang panggung. hahaha......

Download A2sdx MOD di sini

Semoga membantu